Langsung ke konten utama

PERNYATAAN SIKAP

GERAKAN MAHASISWA ANTI KORUPSI  
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR  
(GERTAK UNM)
Korupsi adalah tingkah laku yang menyimpang dari tugas-tugas resmi suatu jabatan secara sengaja untuk memperoleh keuntungan berupa status kekayaan atau uang untuk perorangan, keluarga dekat atau kelompok sendiri. Pada dasarnya korupsi dibentuk oleh perilaku kejahatan yang menyangkut penyelenggaraan pelayanan umum (public service) dan hubungan kerja (public contract) yang mendatangkan sumber keuangan. Korupsi terjadi melalui kelemahan sistim birokrasi penyelenggaraan pelayanan umum dan kelemahan sistim kontrol pada hubungan kerja yang mendatangkan sumber keuangan dengan memanfaatkan situasi tertentu dari siklus pertumbuhan negara, perkembangan sistim sosial dan keserasian struktur pemerintahan.
Terkait dengan pembangunan laboraturium terpadu Fakultas Teknik UNM yang diperuntukkan sebagai sarana laboratorium dan penelitian, sampai hari ini belum juga selesai. Sedangkan, sesuai dengan anggaran yang telah disepakati dalam APBN tahun 2015 oleh DPR RI sebesar 40 Milyar untuk realisasi pembangunan gedung yang notabene UNM melakukan permohonan kepada kementrian telah cair 100% yang dalam kondisi yang ideal pencairan anggaran tersebut harus dilakukan 3 termin yaitu pada pembayaran pertama sebesar 25%, pembayaran kedua 25%, pembayaran ketiga sebesar 45%, dan sisa pembayaran 5% sesuai nominal yang telah ditetapkam sesuai progres. Dalam perjanjian kontraknya, pembangunan gedung laboraturium terpadu FT UNM tidak boleh melewati tahun anggaran yaitu akhir desember 2015.
Dari uraian diatas dapat dilihat pada fakta yang terjadi terkait pembangunan laboratorium terpadu di lingkup fakultas teknik yang seharusnya sudah dapat diguanakan, tapi tidak lebih dari gedung mati yang disfungsional, ini mengindikasikan terjadi kegiatan korupsi yang menurut kami dilakukan secara konstruktif yang sangat merugikan negara
maka dari itu kami dari gerakan mahasiswa anti korupsi universitas negeri Makassar (gertak unm) menuntut:
1.    Meminta kepada kepolisian polda sulselbar untuk mengusut tuntas kasus korupsi yang terjadi pada pembangunan laboraturium terpadu FT UNM
2.    Meminta kepada DPRD SulSel komisi terkait untuk mengawal pengusutan indikasi kasus korupsi pembangunan laboraturium terpadu FT UNM
3.    Dari beberapa fakta yang diperoleh pihak penyidik kepolisian agar segera dilengkapi dan memeja hijaukan semua yang melakukan kegiatan korupsi pada kasus pembangunan laboratorium FT UNM
Apabila kami memandang kasus indikasi korupsi terkesan didiamkan menurut kajian kami di gerakan mahasiswa anti korupsi universitas negeri Makassar (GERTAK UNM), maka kami akan terus melakukan pengawalan yang agresif sesuai dengan kewajiban kami sebagai bagian dari almamater guna mewujudkan UNM yang JAYA DALAM TANTANGAN.
Bersihkan UNM dalam segala praktek korupsi…!!!
Hidup Mahasiswa..!!!


Jenderal Lapangan




GERTAK UNM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

130 siswa sma makassar tak lulus UN

Hasil ujian nasional (UN) tingkat sekolah menengah atas (SMA) sederajat akan diumumkan serentak, Senin besok, 16 Mei 2011. Namun, berdasarkan informasi Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, hasil UN tersebut telah keluar dan sudah diketahui secara terbatas, sambil menunggu pengumuman resmi. Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Makassar Ismunandar menuturkan, tahun ini tingkat kelulusan siswa untuk SMA dan sederajat mengalami peningkatan. "Pada tahun ini, dari 18.756 peserta UN, hanya 130 orang yang dinyatakan tidak lulus," kata Ismunandar saat ditemui di Makassar. Jika dibandingkanUN 2010, kata Ismunandar, kelulusan tahun ini cukup memuaskan. Ia menyebutkan, pada 2010, persentase ketidaklulusan peserta ujian mencapai 9,02 persen, yakni jumlah siswa yang tidak lulus sebanyak 724 siswa dari total peserta UN yang mencapai 8.020 siswa. Ismunandar mengatakan pencapaian tahun ini sebanyak 99,31 persen. Pencapaian tahun ini tidak melenceng jauh dari target ke...

SAJAK SEONGGOK JAGUNG "W.S. Rendra"

Seonggok jagung di kamar dan seorang pemuda yang kurang sekolahan. Memandang jagung itu, sang pemuda melihat ladang; ia melihat petani; ia melihat panen; dan suatu hari subuh, para wanita dengan gendongan pergi ke pasar ……….. Dan ia juga melihat suatu pagi hari di dekat sumur gadis-gadis bercanda sambil menumbuk jagung menjadi maisena. Sedang di dalam dapur tungku-tungku menyala. Di dalam udara murni tercium kuwe jagung Seonggok jagung di kamar dan seorang pemuda. Ia siap menggarap jagung Ia melihat kemungkinan otak dan tangan siap bekerja Tetapi ini : Seonggok jagung di kamar dan seorang pemuda tamat SLA Tak ada uang, tak bisa menjadi mahasiswa. Hanya ada seonggok jagung di kamarnya. Ia memandang jagung itu dan ia melihat dirinya terlunta-lunta . Ia melihat dirinya ditendang dari diskotik. Ia melihat sepasang sepatu kenes di balik etalase. Ia melihat saingannya naik sepeda motor. Ia melihat nomor-nomor lotre. Ia melihat dirinya sendiri miskin dan gagal. Seonggok jagung di kamar t...

Trilogi Ketimpangan yang Mencemaskan

Ketimpangan masih menjadi pekerjaan rumah yang jauh dari selesai. Bank Dunia lewat laporan bertajuk “Ketimpangan yang Semakin Melebar” merilis, konsentrasi kekayaan pada segelintir orang membuat ketimpangan kian melebar (KORAN SINDO, 9/12/2015 ). Pertumbuhan ekonomi Indonesia rata-rata 6% satu dekade terakhir hanya dinikmati segelintir pelaku. Indonesia tidak sendiri. Di dunia saat ini ada 2,2 miliar orang hidup dengan pendapatan kurang USD2. Namun, ketimpangan yang kian melebar di negeri ini menandakan ada yang salah dalam gerak pembangunan. Pembangunan justru tidak menyejahterakan semua lapisan. Ketimpangan itu mewujud dalam tiga bentuk: ketimpangan antarwilayah, disparitas antarsektor ekonomi, dan kesenjangan pendapatan antarpenduduk. Dua wajah wilayah Indonesia lebih mudah dikenali dari kesenjangan wilayah: antara wilayah barat vs timur. Pada 1975 kawasan barat Indonesia (KBI) menguasai 84,6% PDB nasional dengan Jawa yang hanya 9% dari luas wilayah menguasai 46,7% PD...