Langsung ke konten utama

Reformasi Setengah Matang


Reformasi Setengah Matang

kawan-kawan mungkin sudah sangat akrab dengan kata ini, mungkin kawan2 menganggap ini adalah suatu pencapaian luar biasa para pemuda indonesia, sebelumnya saya juga berfikir seperti itu. namun setelah saya kaji mendalam mengenai hal ini ternyata ada banyak hal yang mengganjal dari peristiwa terbesar di negri kita ini dan apabila kawan2 bisa memahaminya insya allah anda juga akan sepaham dengan pemikiran saya..

hal pertama yang menjadi pertanyaan besar yang terkait dengan hal ini adalah apakah reformasi ini adalah gerakan murni para pemuda indonesia untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik?? ataukah hanya semata-mata permainan politik para musuh dari sang korban reformasi ini.

sebelum melangkah lebih jauh mengenai hal diatas yang perlu kawan-kawan ketahui adalah penyebab terjadinya aksi reformasi ini 

Krisis finansial Asia yang menyebabkan ekonomi Indonesia melemah dan semakin besarnya ketidak puasan masyarakat Indonesia terhadap pemerintahan pimpinan Soeharto saat itu menyebabkan terjadinya demonstrasi besar-besaran yang dilakukan berbagai organ aksi mahasiswa di berbagai wilayah Indonesia.
Pemerintahan Soeharto semakin disorot setelah Tragedi Trisakti pada 12 Mei 1998 yang kemudian memicu Kerusuhan Mei 1998 sehari setelahnya. Gerakan mahasiswa pun meluas hampir diseluruh Indonesia. Di bawah tekanan yang besar dari dalam maupun luar negeri, Soeharto akhirnya memilih untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

setelah memperhatikan penyebabnya pastinya ada hal yang mengganjal dibenak kawan-kawan boleh saya tebak hal pertama adalah reformasi berakar dari krisis finansial asia, nah hal inilah yang menjadi alasan knpa diindonesia harus dilakukan reformasi tapi akar dari melemahnya ekonomi indonesia adalah krisis finansial asia tapi toh' mungkin pemuda masa orde baru belum bisa menganalias permasalahan .

kenapa mesti sistem pemerintahan indonesia yang di reformasi padahal akar dari ke tidak puasan rakyat adalah krisis finansial di asia yang kemudian merambah ke indonesia sangat disayangkan apabila yang terfikir di benak saya ini adalah benar bahwa yang kemudian menunggangi aksi reformasi ini adalah para musuh politik pak harto yang kemudian bersekongkol dengan para kapitalisme asia yang kemudian berusaha meruntuhkan kekuasaan pak harto..
cukup sederhana apabila kita ingin melakukan hal itu kawan-kawan cukup dengan menebar isu lokal yang sebenarnya disebabkan oleh pengaruh2 dari luar belum lagi reformasi ini terbilang sangat singkat dan bahkan hanya menghasilkan sebuah obat yang tidak bisa menyembuhkan atau tidak cocok dengan kondisi politik di indonesia bayangkan reformasi terjadi demokrasi terbentuk namun bahkan menghasilkan jutaan masalah bagi bangsa kita..

nati kita lanjutkan kawan-kawa soalnya Z lagi kecapean see u next time..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

130 siswa sma makassar tak lulus UN

Hasil ujian nasional (UN) tingkat sekolah menengah atas (SMA) sederajat akan diumumkan serentak, Senin besok, 16 Mei 2011. Namun, berdasarkan informasi Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, hasil UN tersebut telah keluar dan sudah diketahui secara terbatas, sambil menunggu pengumuman resmi. Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Makassar Ismunandar menuturkan, tahun ini tingkat kelulusan siswa untuk SMA dan sederajat mengalami peningkatan. "Pada tahun ini, dari 18.756 peserta UN, hanya 130 orang yang dinyatakan tidak lulus," kata Ismunandar saat ditemui di Makassar. Jika dibandingkanUN 2010, kata Ismunandar, kelulusan tahun ini cukup memuaskan. Ia menyebutkan, pada 2010, persentase ketidaklulusan peserta ujian mencapai 9,02 persen, yakni jumlah siswa yang tidak lulus sebanyak 724 siswa dari total peserta UN yang mencapai 8.020 siswa. Ismunandar mengatakan pencapaian tahun ini sebanyak 99,31 persen. Pencapaian tahun ini tidak melenceng jauh dari target ke...

SAJAK SEONGGOK JAGUNG "W.S. Rendra"

Seonggok jagung di kamar dan seorang pemuda yang kurang sekolahan. Memandang jagung itu, sang pemuda melihat ladang; ia melihat petani; ia melihat panen; dan suatu hari subuh, para wanita dengan gendongan pergi ke pasar ……….. Dan ia juga melihat suatu pagi hari di dekat sumur gadis-gadis bercanda sambil menumbuk jagung menjadi maisena. Sedang di dalam dapur tungku-tungku menyala. Di dalam udara murni tercium kuwe jagung Seonggok jagung di kamar dan seorang pemuda. Ia siap menggarap jagung Ia melihat kemungkinan otak dan tangan siap bekerja Tetapi ini : Seonggok jagung di kamar dan seorang pemuda tamat SLA Tak ada uang, tak bisa menjadi mahasiswa. Hanya ada seonggok jagung di kamarnya. Ia memandang jagung itu dan ia melihat dirinya terlunta-lunta . Ia melihat dirinya ditendang dari diskotik. Ia melihat sepasang sepatu kenes di balik etalase. Ia melihat saingannya naik sepeda motor. Ia melihat nomor-nomor lotre. Ia melihat dirinya sendiri miskin dan gagal. Seonggok jagung di kamar t...

Trilogi Ketimpangan yang Mencemaskan

Ketimpangan masih menjadi pekerjaan rumah yang jauh dari selesai. Bank Dunia lewat laporan bertajuk “Ketimpangan yang Semakin Melebar” merilis, konsentrasi kekayaan pada segelintir orang membuat ketimpangan kian melebar (KORAN SINDO, 9/12/2015 ). Pertumbuhan ekonomi Indonesia rata-rata 6% satu dekade terakhir hanya dinikmati segelintir pelaku. Indonesia tidak sendiri. Di dunia saat ini ada 2,2 miliar orang hidup dengan pendapatan kurang USD2. Namun, ketimpangan yang kian melebar di negeri ini menandakan ada yang salah dalam gerak pembangunan. Pembangunan justru tidak menyejahterakan semua lapisan. Ketimpangan itu mewujud dalam tiga bentuk: ketimpangan antarwilayah, disparitas antarsektor ekonomi, dan kesenjangan pendapatan antarpenduduk. Dua wajah wilayah Indonesia lebih mudah dikenali dari kesenjangan wilayah: antara wilayah barat vs timur. Pada 1975 kawasan barat Indonesia (KBI) menguasai 84,6% PDB nasional dengan Jawa yang hanya 9% dari luas wilayah menguasai 46,7% PD...