Langsung ke konten utama

sejarah FKHMEI

Pembentukan FKHMEI berawal dari pertemuan di Universitas Indonesia pada tahun 1987 yang kemudian dilanjutkan dengan pertemuan di Institut Teknologi Bandung pada Desember 1988. Pada 5 November 1988 di Institut Teknologi 10 November Surabaya ditandailah persetujuan berkaitan dengan pembentukan wadah FKHMEI. Setelah itu diadakanlah pembicaraan-pembicaraan antara lain :
  • Balai Sidang Senayan Jakarta pada Maret 1988
  • Universitas Brawijaya Malang pada Maret 1989 dan diteruskan di
  • Sekolah Tinggi Teknologi A. Yani Cimahi September 1989.
Kemudian dibentuklah sebuah kepengurusan pada Musyawarah Nasional I di Universitas Udayana Bali pada tahun 1990. Musyawarah Nasional yang telah dilakukan :
  1. Munas I di Universitas Udayana Bali tahun 1990.
  2. Munas II di Universitas Hasanuddin Ujung Pandang tahun 1992.
  3. Munas III di Universitas Pancasila Jakarta pada 17-22 Oktober 1994.
  4. Munas IV di Sekolah Tinggi Teknologi Telkom Bandung pada 2-7 Desember 1996
  5. Munas V di Universitas Sanata Dharma pada tahun 2002.
  6. Munas VI di Universitas Sumatera Utara pada 19-24 Juli 2004.
  7. Munas VII di Universitas Tanjungpura Pontianak pada 12-18 Maret 2007
Adapun tujuan dari FKHMEI dapat dibagi menjadi 2 yaitu :
1. Tujuan Umum
  • Melakukan kajian mengenai paradigma perkembangan teknologi dari masa ke masa.
  • Meningkatkan pemahaman tentang dampak-dampak perkembangan teknologi terhadap kehidupan masyarakat sosial, budaya, pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup.
  • Ikut serta memberikan konstribusi pemikiran terhadap perkembangan teknologi ke depan.
  • Menciptakan komunikasi terpadu dalam transformasi informasi antar mahasiswa teknik elektro se-Indonesia
2. Tujuan Khusus
  • Menjalin hubungan kerja sama harmonis dengan organisasi profesi, lembaga dan institusi terkait dan kalangan industri.
  • Menghasilkan karya inovatif produktif di bidang teknik elektro yang berdaya guna sehingga dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat.
  • Meningkatkan dukungan dan peran serta pemerintah, pengusaha, swasta dan instansi terkait dalam bidang penelitian dan pengembangan IPTEK.
Sebagai suatu Wadah studi banding antara Himpunan Mahasiswa Elektro se-Indonesia
Data munas VII,Universitas Tanjungpura KALBAR 12/3/07)
PJ : SEKJEN FKHMEI 2007 – 2009 ( Rahmat Santoso ) sekjen@fkhmeior.id                                                                      Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
PEMBAGIAN WILAYAH ANGGOTA
FORUM KOMUNIKASI HIMPUNAN MAHASISWA ELEKTRO
Mengingat letak geografis Indonesia serta unsur dan budaya yang berbeda-beda, maka perlu dibuat pembagian wilayah untuk menciptakan efisiensi dalam melakukan koordinasi dan sosialisasi.
Pembagian wilayah anggota Forum Komunikasi Mahasiswa Elektro Indonesia sebagai berikut:
Wilayah I : Propinsi Nangroe Aceh Darussalam
Wilayah II : Propinsi Sumatera Utara
Wilayah III : Propinsi Riau
Wilayah IV : Propinsi Sumatera Barat dan Propinsi Jambi
Wilayah V : Propinsi Lampung, Propinsi Bangka & Belitung,Propinsi Sumatera Selatan dan Propinsi Bengkulu
Wilayah VI : DKI Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi dan Propinsi Banten, Depok
Wilayah VII : Propinsi Jawa Barat
Wilayah VIII : Propinsi Jawa Tengah (kecuali Magelang)
Wilayah IX : DI Yogyakarta dan Magelang
Wilayah X : Surabaya
Wilayah XI : Malang, Jombang dan Jember
Wilayah XII : Propinsi Bali, Propinsi Nusa Tenggara Barat, dan Propinsi Nusa Tengara Timur
Wilayah XIII : Propinsi Kalimantan Barat, Propinsi Kalimantan Timur
Wilayah XIV : Propinsi Sulawesi Utara, Propinsi Sulawesi Selatan, Propinsi Sulawesi Tenggara, Propinsi Sulawesi Tengah.dan Propinsi Gorontalo,
Wilayah XIV : Proinsi Maluku, Propinsi Maluku Utara, Propinsi Irian Jaya dan Propinsi Papua.
NB   :maaf sebelumnya untuk semua pengurus-pengurus nasional dan segenap anggota FKHMEI/wilayah,.posting ini sengaja di copy dari media-media yang telah ada sebelumnya tanpa ada niat sedikit pun untuk membajak dan meniru karya tulis yang sudah ada,namun hanya untuk memberikan Informasi kembali kepada setiap orang  maupun regenerasi dari FKHMEI yang mencari informasi tentang selayang pandang FKHMEI
Namun posting ini masih jauh dari kesempurnaan mengenai FKHMEI,.kalo temn2 punya informasi lebih mengenai FKHMEI mohon pemberitaannya jg.Mohon beri komentar,saran,dan kritik pada kolom yang telah disediakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

06-28-2011

  malam ini mungkin aku banyak masalah, tapi sedikit terlupakan.. yaaaah mungkin karna terlalu senang, bisa bertemu keluarga dan tetanga2 dekat rumah... ditambah lagi ocehan2 mereka menyinggung aku terhadap seorang wanita wanita itu berinisial F.A ngak usah sebut nama yach entar ketauan.. yang jelas aku memang suka sama tuch cwe' tapi karna sppu2 aku yang cerewetnya bukan main terpaksa aku harus nyimpan perasaan itu dalam2 sok cuek gitu.. pa lagi aku smentara dekat ma seorang cwe' yang berinisial I.A , mungkin aku suka ma si F.A lebih dari I.A tapi krna aku memang udah pernah punya hbungan special ma si I.A jadi aku lebih condong ke dia setidaknya aku tidak bakalan mungkin ditolak ma dia.. tinggal nunggu waktu aja tuk nyelesaiin semuanya biasa orang gagah hehehehe narsis dkit nda' papa kan Dulunya aku memang pernah dekat juga sama si F.A tapi dianya gak ngasih respon kepaksa dech berusaha lupaiin dia masalahnya aku itu orangnya takut ditolak cintanya.. hehehehehe...

dunia memberi apa yang kita fokuskan

bila anda memandang diri anda kecil, dunia akan tampak sempit, dan tindakan anda pun jadi kerdil Namun bila anda memandang diri anda besar, dunia terlihat luas, anda pun melakukan hal-hal penting dan berharga Tindakan anda adalah cermin bagaimana anda melihat dunia. Sementara dunia anda tak lebih luas dari pikiran anda tentang diri anda sendiri. Itulah mengapa kita diajarkan untuk berprasangka positif pada diri sendiri, agar kita bisa melihat dunia lebih indah, dan bertindak selaras dengan kebaikan-kebaikan yang ada dalam pikiaran kita. Padahal dunia tidak butuh penilaian apa-apa dari kita. Ia menggemakan apa yang ingin kita dengar. Bila kita takut menghadapi dunia, sesungguhnya kita takut menghadapi diri kita sendiri Maka bukan soal apakah kita berprasangka positif atau negatif terhadap diri sendiri. Melampaui di atas itu, kita perlu jujur melihat diri sendiri apa adanya. dan dunia pun menampakkan realitanya yang selama ini tersembunyi di balik penilaian-penilaian kita.

Lima Langkah Menuju Deklarasi Malino

Hari ini mataku tertarik melihat sebuah judul artikel isinya akan saya ringkas dibawah ini : Lima Langkah Menuju Deklarasi Malino                                                                                                                                        5 januari 2002 Malino, sebuah kawasan puncak gunung yang dingin di kabupaten gowa, sulawesi selatan, kembali menyita perhatian publik, akhir 2001. disana dilaksanakan pertemuan yang merekonsiliasi dua kubu yang berperang di poso selama tiga tahun terakhir ini : kubu islam dan kristen. dua kubu yang saling mengharamkan dan menafikkan, duduk semeja dan mendeklarasikan dihentikannya pe...